ABOUT

PEDOMAN AL-QUR’AN

AGAMA TAUHID dalil Ayat Al-Qur’an yang dijelaskan dalam situs ini.

Keyakinan (Iman) adalah ajaran hidup berdasarkan tuntunan dari Allah SWT yang disampaikan oleh para utusan (Malaikat, Nabi, & Rosul). Riwayat kehidupan dari  awal sampai akhir, dengan periode waktu di alam didunia sejak nabi Adam.

Perintah untuk menyembah Allah dan Syariat yg dibahas adalah setelah masa nabi Nuh hingga nabi Ibrahim Wahyu Kitabnya seperti Wahyu kepada Nabi Muhammad. Yaitu ditanamkan didalam dada dan diikuti oleh orang yang beriman. Kitab terakhir diberi nama Al-Qur’an dan isi Sunnah-Nya sejak Rosul terdahulu tidak dirubah, hanya Al-Qur’an yang berbahasa Arab akan tetap utuh dijaga keasliannya sampai Hari Akhir.

Periode Wahyu yang dikitabkan yaitu Taurat yang diberikan langsung kepada nabi Musa, kemudian Zabur kepada nabi Daud, dan Injil wahyunya dituliskan oleh nabi Isa. Isi kitab pada tiap masa selalu ada yang mendustakan dan dirubah ajaran dan ayat-ayatnya oleh manusia. Secara singkat Al-Qur’an adalah kitab yang membenarkan keseluruhan isi kitab sebelumnya. Isinya berulang dan hampir serupa menjelaskan ayat dan surat yang lainnya. Arti MEMBENARKAN  adalah meluruskan kembali, merevisi ayat yang didustakan, Sehingga tuntunan hidup utuh kembali.

Adapun riwayat kiblat adalah Allah yang memiliki dua Timur dan dua Barat serta yang ada dari keduanya. Secara geografis daratan dunia bila dilihat dari globe terdiri 1 bagiaan lautan luas Atlantik dan 3 bagian daratan.

1. Afrika, Arabia, dan Eropa

2. Amerika.

3. Asia dan Australia

Tiap masa dan wilayah  bahkan tiap negripun ada seorang utusan. Dijelaskan ketika nabi Ibrahim masih hidup, kaum yang ingkar dan melakukan kerusaakan (kebalikan kebajikan) diberi peringatan yaitu kaum Luth, Samud, Ad. Masa selanjutnya Keturunan nabi Yakub (Bani Israil).

Dari Tiap Kiblat ada yang bertahan dengan keingkarannya,bagian Barat yaitu Yahudi dan Nasrani, bagian Timur, Hindu dan Budha. Al-Qur’an memang tidak menyebutkannya secara langsung, Hindu dan Budha meninggakkan ciri yang sama, yaitu bangunan yang didirikan oleh bangsa Jin yaitu setelah periode nabi Sulaiman.

Muslim sejak nabi Ibrahim kaum pengingkarnya sampai nabi Terakhir banyak sekali menjadi beberapa kelompok dan golongan. Jika semua kaum mau mengaku ajaran Ibrahim dan menjadi Muslim untuk saat ini Syaratnya berserah diri sepenuhnya dengan kitab Al-Qur’an yang berbahasa Arab. Tidak ada paksaan dalam hal ini, konsekwensinya sejak dahulu ditegaskan azab dunia berupa bencana dan azab akhirat tersiksa di neraka.

Benua Amerika adalah wilayah yang nabi dan utusannya yang tidak diceritakan dalam Al-Qur’an, yang menjadi wilayah pengembaraan yang dikisahkan.

Hidup beragama ada harapan untuk kebangkitan, Kebangkitan nabi Terakhir jelas adalah nabi Muhammad Saw. Kebangkitan tiap umat di Akhir Jaman ini adalah kesempatan terakhir bagi tiap umat untuk kembali kepada jalan yang lurus, dan riwayat hanya akan sedikit yang beriman dan yang bisa ingat. Kebangkitan keseluruhan adalah setelah KIAMAT, setelah Bumi dihancurkan dan Semua Mahluk menjalani kematian, Manusia dijanjikan bangkit kembali dari kuburnya. Janji Allah pasti ditepati dan Surga atau Neraka adalah kehidupan selanjutnya, itulah Fase Metamorfosa keabadian hidup.

Bagi kaum yang tetap ingkar (Kafir, Munafik, Fasik, dan Musyrik) tidak ada paksaaan sama sekali dalam beribadah, adapun tuntunan untuk hidup rukun dianjurkan agar sisa hidup dijalankan dengan damai. Dan Allah pun berfirman, mereka dibiarkan hidup sementara dengan kesenangan dunia, dan kelak semua diminta pertanggung jawabannya.

Begitulah ujian hidup ini, Allah Maha Adil, Maha Bijaksana, Maha Pengasih dan Penyayang, Maha Pemberi Taubat dan Ampunan,

Maha Suci Allah dan Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.